Selasa, 12 Mei 2009

Jembatan Samber Nyawa

Sudah dua hari ini saya mengalami kemacetan yang parah ketika ingin berangkat kerja. Di mulai dari Jl. Margonda Raya, barisan kendaraan motor sudah ngantri berjejer sampai dengan Jembatan Samber Nyawa. Mulai dari roda dua yang berkelas sampai dengan roda tiga yang suaranya terkadang bikin anda kaget ketika dia menghantam struktur jalan yang tidak sempurna. Ya, mungkin saya salah perhitungan, padahal kemarin saya sudah melewati jalan itu, hari ini saya terjebak lagi disitu.

"Jembatan Samber Nyawa", nama yang menyeramkan bukan. Memang jembatan itu saya perhatikan selama kurang lebih dua tahun selalu mengalami kerusakan, meskipun sudah diperbaiki berkali-kali tapi tetap saja pasti akan rusak lagi. Mungkin lokasi itu adalah daerah resapan air, jadi biar bagaimanapun hasil perbaikannya itu pasti akan rusak lagi.

Sudah dua hari terakhir ini terlihat eskavator dan para pekerja serta polisi yang mengatur lalu lintas di lokasi Jembatan Samber Nyawa itu. Saya kira kemacetan tidak akan terhindari meskipun ada petugas di lokasi tersebut. Karena akses untuk melewati jembatan itu jalannnya terlalu sempit untuk dilewati sekian baynyak kendaraan yang ingin menuju jakarta.

Bagi anda yang ingin menuju tempat kerja anda di Jakarta dengan melewati jalan itu, disarankan agar mencari alternatif jalan, agar tidak terjebak macet di lokasi itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar